Rabu, 29 Oktober 2014

Bangunlah Putra Putri Pertiwi

Kokoh sayapmu semua tahu
Tegap tubuhmu takkan tergoyahkan
Kuat jarimu kalau mencengkeram
Bermacam suku yang berbeda
Bersatu dalam cengkeramanmu
Angin genit mengelus merah putihku
Yang berkibar sedikit malu-malu
Merah membara tertanam wibawa
Putihmu suci penuh kharisma
Pulau pulau yang berpencar
Bersatu dalam kibarmu
Terbanglah garudaku
Singkirkan kutu-kutu di sayapmu oh.....
Berkibarlah benderaku
Singkirkan benalu di tiangmu
Jangan ragu dan jangan malu
Tunjukkan pada dunia
Bahwa sebenarnya kita mampu
Mentari pagi sudah membumbung tinggi
Bangunlah putra putri ibu pertiwi
Mari mandi dan gosok gigi
Setelah itu kita berjanji
Tadi pagi esok hari atau lusa nanti
Garuda bukan burung perkutut
Sang saka bukan sandang pembalut
Dan coba kau dengarkan
Pancasila itu bukanlah rumus kode buntut
Yang hanya berisikan harapan
Yang hanya berisikan khayalan
--
Iwan Fals - Bangunlah Putra Putri Pertiwi
Selengkapnya...

Jumat, 24 Oktober 2014

Merayakan Tahun Baru Hijriyah seperti perayaan Tahun Baru Masehi?

Dalam menghadapi tahun baru hijriyah atau bulan Muharram, sebagian kaum muslimin keliru dalam menyikapinya. Bila tahun baru Masehi disambut begitu megah dan meriah, maka mengapa kita selaku umat Islam tidak menyambut tahun baru Islam semeriah tahun baru masehi dengan perayaan atau pun amalan? Itulah kalimat pamungkas yang sering kita dengar...

Satu hal yang mesti diingat bahwa sudah semestinya kita mencukupkan diri dengan ajaran Nabi dan para sahabatnya. Jika mereka tidak melakukan amalan tertentu dalam menyambut tahun baru Hijriyah, maka sudah seharusnya kita pun mengikuti mereka dalam hal ini. Bukankah para ulama Ahlus Sunnah seringkali mengutarakan sebuah kalimat, “Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita melakukannya.” Inilah perkataan para ulama pada setiap amalan atau perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat.

Mereka menggolongkan perbuatan semacam ini sebagai bid’ah. Karena para sahabat tidaklah melihat suatu kebaikan kecuali mereka akan segera melakukannya. [Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, tafsir surat Al Ahqof: 11, 7/278-279, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H.]

Sejauh yang kami tahu, tidak ada amalan tertentu yang dikhususkan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Dan kadang amalan yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin dalam menyambut tahun baru Hijriyah adalah amalan yang tidak ada tuntunannya karena sama sekali tidak berdasarkan dalil atau jika ada dalil, dalilnya pun lemah.

Amalan Keliru dalam Menyambut Awal Tahun Hijriyah:
Pertama: Do’a awal dan akhir tahun
Kedua: Puasa awal dan akhir tahun
Ketiga: Memeriahkan Tahun Baru Hijriyah


Merayakan tahun baru hijriyah dengan pesta kembang api, mengkhususkan dzikir jama’i, mengkhususkan shalat tasbih, mengkhususkan pengajian tertentu dalam rangka memperingati tahun baru hijriyah, menyalakan lilin, atau membuat pesta makan, jelas adalah sesuatu yang tidak ada tuntunannya. Karena penyambutan tahun hijriyah semacam ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali, para sahabat lainnya, para tabi’in dan para ulama sesudahnya.

Yang memeriahkan tahun baru hijriyah sebenarnya hanya ingin menandingi tahun baru masehi yang dirayakan oleh Nasrani. Padahal perbuatan semacam ini jelas-jelas telah menyerupai mereka (orang kafir).

Secara gamblang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”. [HR. Ahmad dan Abu Daud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ (1/269) mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269]

Menyambut tahun baru hijriyah bukanlah dengan memperingatinya dan memeriahkannya. Namun yang harus kita ingat adalah dengan bertambahnya waktu, maka semakin dekat pula kematian.

Sungguh hidup di dunia hanyalah sesaat dan semakin bertambahnya waktu kematian pun semakin dekat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku tidaklah mencintai dunia dan tidak pula mengharap-harap darinya. Adapun aku tinggal di dunia tidak lain seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu meninggalkannya.” [HR. Tirmidzi no. 2551. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi]

Hasan Al Bashri mengatakan, “Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanya memiliki beberapa hari. Tatkala satu hari hilang, akan hilang pula sebagian darimu.” [Hilyatul Awliya’, 2/148, Darul Kutub Al ‘Arobi.]

Semoga Allah memberi kekuatan di tengah keterasingan. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

sumber:  http://theonlynelly.wordpress.com/2010/12/07/wajibkah-mengucapkan-selamat-tahun-baru-hijriyah/
--
Article created from Android Jadul.
Selengkapnya...

Rabu, 16 Juli 2014

Hasil TPS #PilpresBPN





Hasil TPS #PilpresBPN bisa dilihat di papan kantor kelurahan. Kamu bisa cek, foto dan bandingkan dengan scan C1 di website KPU.
Selengkapnya...

Kamis, 10 Juli 2014

Belajar kapanpun dimanapun…




Belajar kapanpun dimanapun… :D
Selengkapnya...

Respiro Journey R3

Sesaat sebelum saya menelfon kantor perwakilan JNE Balikpapan untuk menanyakan tentang Jacket pesanan saya dari Respiro Sumedang Jatos, terdengar pintu rumah diketuk oleh seseorang yang mengucapkan salam sambil berkata "paket... paket..."
Dugaan saya terbukti, ternyata beliau adalah petugas dari JNE Balikpapan yang mengantarkan pesanan saya.. :D
Langsung saya preteli itu bungkusan...

Yang ternyata dikirimkan langsung oleh Kang Yukie dari Store Respiro Jatos.
Sip mantep kang, bonusnya banyak!!!
Ntar setelah Lebaran, Insya Allah ujicoba touring bersama Journey Respiro R3.
Selengkapnya...

Minggu, 22 Juni 2014

Majalah Full Circle Special Editions

Just a quick message to let you all know that we've uploaded three new special editions (with thanks to Mr. Epub - Brian - for making them). They are:

Selengkapnya...

Jumat, 18 April 2014

Update Wordpress

Monggo bagi blogger yang menggunakan WordPress, silakan diperbarui itu blognya...

Versi 3.9 udah rilis. :D
Selengkapnya...